poojetz >> Puji Astuti

perkataan pertama adalah yang keluar dari hati

Smoothies, Minuman Tak Sehat?


Smoothies, Minuman Tak Sehat?
Jakarta – Meskipun terbuat dari buah-buahan, smoothies tidak sepenuhnya sehat. Kandungan gula, lemak, dan protein berlebih dalam minuman ini justru bisa merugikan kesehatan. Bagaimana membuat minuman ini tetap aman dinikmati?

Dalam teori, smoothies merupakan sarapan pagi sempurna yang cepat dan juga menyehatkan. Buah-buahan, gula, dan susu diblender dengan sedikit es dan jus buah. Hmm… apa yang buruk dengan hal tersebut? Sayangnya banyak sekali.

Masalahnya terlalu banyak gula (pemanis dalam jus buah, frozen yogurt , madu, dan pisang) dan terlalu banyak lemak (terkandung dalam frozen yogurt ). Dan jika Anda tidak mengurangi susu untuk menurunkan kalori, Anda akan membohongi diri dengan mengkonsumsi banyak protein yang akan membuat Anda tetap kenyang hingga tiba waktu makan berikutnya.

Yang perlu Anda lakukan bukanlah berhenti mengkonsumsinya namun cukup mengubah cara pembuatannya. Berikut lima langkah mudah untuk membuat smoothies menjadi minuman sehat, memuaskan, dan tentu saja rasanya enak:

1. Bekukan buah-buahan: Potonglah buah-buahan seperti peach, plum, strawberry, cherry, aprikot, dan jejerkan dalam nampan dan bekukan hingga keras. Masukkan dalam kantong plastik hingga Anda siap untuk menggunakan mereka. Untuk blueberry dan raspberry Anda dapat membekukan mereka tanpa memotongnya. Membekukan buah-buahan akan membantu smoothies yang Anda buat bertekstur kental dan dingin.

2. Kurangi kandungan protein: Untuk itu gunakan non fat atau low fat susu dan yogurt dalam membuat smoothies. Susu almond merupakan salah satu alternatif untuk membuat smoothies dengan tidak menggunakan produk susu.

3. Tambahkan air kelapa: Jika Anda ingin menurunkan kadar kalori dalam minuman Anda, jangan gunakan jus buah yang mengandung gula, cobalah ganti dengan air kelapa. Cairan tersebut didapat dari kelapa muda yang kaya akan potassium dan elektrolit. Jika sulit menemukan air kelapa muda segar, cobalah beli air kelapa kemasan.

4. Hindari Alpukat: Pisang merupakan tambahan yang biasa digunakan ketika membuat smoothies, sebab pisang bisa memberi rasa manis, mengenyangkan, dan mengandung banyak nutrisi. Tetapi pisang juga tinggi akan kandungan gula. Jadi jika Anda ingin menurunkan kadar gula, gunakanlah 1/4 atau 1/2 bagian alpukat sebagai pengganti. Anda akan memperoleh banyak kandungan pottassium, vitamin B-komples, antioksidan, dan serat. Karena alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi, maka alpukat mengandung oleat dan asam linoleat yang sangat efektif untuk menurunkan LDL kolestrol (kolestrol jahat) dan meningkatkan HDL kolestol (kolestrol baik).

5. Berhati-hati dengan pemanis:
Agave sirup merupakan pemanis favorit yang banyak digunakan, pemanis ini seperti madu tetapi rasanya lebih manis lagi. Keuntungan pemanis ini memiliki kandungan index glismik yang rendah. Dengan kata lain dapat menyebabkan penurunan tekanan kadar gula dalam tubuh, jadi mengurangi rasa lapar Anda setelah mengkonsumsi smoothies.

Iklan

Maret 1, 2011 - Posted by | Tips Hidup Sehat

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: