poojetz >> Puji Astuti

perkataan pertama adalah yang keluar dari hati

Ngemil Enak, Tetap Sehat!


Ngemil Enak, Tetap Sehat!
Jakarta – Rasa lapar diantara waktu makan memang tidak bisa dihindari sehingga seringkali kita membutuhkan snack atau camilan. Namun camilan yang tak sehat cenderung bisa membahayakan tubuh dan menimbulkan berbagai penyakit. Lalu apa saja yang harus diperhatikan agar ngemil enak namun tetap sehat? Yuk intip disini!

Jika Anda seringkali merasa lapar diantara diantara waktu makan. Nah, itu artinya tubuh mengingatkan Anda bahwa ia membutuhkan nutrisi. Oleh karena itu Anda harus makan sesuatu untuk mengendalikan rasa lapar sampai waktu makan berikutnya tiba. Solusi yang biasanya dilakukan adalah dengan menikmati camilan atau snack.

Memakan camilan atau snack yang tak sehat, bagaimanapun dapat membuat kita terjerumus dalam masalah. Snack yang tinggi lemak dan karbohidrat dapat meningkatkan kadar kolestrol, menyebabkan kegemukan, dan bahkan mengarah pada komplikasi lainnya seperti penyakit jantung, kolestrol tinggi dan diabetes.

Anda boleh bergembira karena kini banyak orang yang sadar dan peduli akan makanan sehat. Selain itu ada banyak produsen yang mengeluarkan produk non fat dan rendah karbohidrat yang menjadi alternatif untuk dikonsumsi. Namun tetap saja ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengkonsumsi camilan, tentunya agar ngemil enak dan tubuh tetap sehat.

Makanlah banyak buah-buahan dan sayuran: Sayur dan buah rendah akan kalori dan lemak hingga aman dimakan sebagai camilan. Bahkan mereka mengandung sejumlah vitamin dan antioksidan yang mencegah kerusakan sel dan membantu sejumlah proses pembentukan sel.

Perhatikan lemak jenuh yang masuk: Konsumsi lemak jenuh harus dikurangi bahkan harus dihindari, sebab mereka berkaitan dengan peningkatan kadar kolestrol. Lemak jenuh biasanya ditemukan dalam makanan yang digoreng dan daging hewan. Perlu diingat berkaitan dengan daging hewan: daging tak berlemak seperti ayam, ikan, dan kalkun mengandung lemak jenuh lebih sedikit dibandingkan dengan daging merah.

Perhatikan bumbu yang Anda gunakan dalam masakan: Sebagian minyak untuk memasak, seperti yang biasanya digunakan dalam banyak margarin mengandung zat tertentu dari lemak yang dikenal dengan nama asam trans-fat. Zat tersebut harus dihindari, sebab dapat meningkatkan kolestrol dan bisanya ditemukan dalam makanan seperti gorengan, keripik kentang, permen, dan cookies.

‘Dips’ and “Toppings’: Jika Anda memerlukan salad dressing, saus, atau cocolan, cobalah dengan menggunakan bahan yang lemaknya rendah. Taruhlah saus terpisah dari makanan dibandingkan menaruhnya langsung di atas makanan – dijamin Anda akan menggunakannya lebih sedikit dengan cara ini.

Cobalah menggunakan produk susu rendah lemak: Dengan memilih produk-produk susu rendah lemak juga dapat membantu menurunkan konsumsi lemak sebagai pengganti produk yang biasa. Sebagai contoh produk yogurt rendah lemak atau susu non fat bisa menggantikan susu atau yogurt biasa.

Karbohidrat merupakan sumber energi utama dan cepat: Ketika karbohidrat diubah menjadi gula dalam tubuh, konsumsi banyak karbohidrat dapat menyebabkan kelebihan berat badan dan mempertinggi kadar glukosa sehingga menyebabkan diabetes. Menurut penelitian yang telah ada terdapat indikasi bahwa mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa menurunkan kadar HDL (kolestrol baik) dalam tubuh. Produk seperti roti gandum dan oats, rendah tepung dan tinggi akan serat, mineral, dan vitamin merupakan alternatif yang baik untuk sumber energi.

Kacang-kacangan dan biji-bijian (unsaldted) merupakan camilan baik dan mengenyangkan: Kacang dan biji-bijian mengandung sejumlah lemak tak jenuh, yang bisa mempengaruhi penurunan kadar kolestrol. Kacang, terutama walnuts mengandung asam omega-3 lemak, yang diperkirakan bisa menurunkan jumlah total kadar LDL (Low Density Lipoprotein – kolestrol buruk) serta juga meningkatkan kadar HDL (High Density Lipoprotein – kolestrol baik). Yang termasuk biji-bijian antara lain biji labu dan biji bunga matahari, yang memiliki kandungan tinggi akan vitamin E, vitamin B dan mineral.

Setelah membaca artikel ini mungkin Anda bepikir bahwa pilihan diatas merupkan sejumlah camilan yang hanya boleh Anda nikmati. Salah, diluar sana jutru masih banyak makanan lainnya yang layak Anda coba. Jika Anda memiliki camilan yang mungkin tidak tertalu menyehatkan atau mungkin Anda penyuka junk food. Jangan khawatir, Anda masih tetap bisa kok menikmati makanan tersebut namun dengan sewajarnya alias tidak berlebihan!

Maret 1, 2011 - Posted by | Tips Hidup Sehat

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: