poojetz >> Puji Astuti

perkataan pertama adalah yang keluar dari hati

Ngemil Enak, Gigi Sehat


Ngemil Enak, Gigi Sehat
Jakarta – Suka menikmati camilan manis setelah menikmati hidangan berat? Jika ya, pikir ulang kembali kebiasaan Anda tersebut. Snack yang mengandung kadar gula tinggi ternyata tak hanya buruk bagi kesehatan, tapi juga gigi. Kini saatnya ‘snack smart’! Biar ngemil enak, gigi tetap sehat!

Camilan yang rasanya manis rasanya memang enak, namun makanan tersebut sebenarnya berdampak buruk bagi gigi dan kesehatan. Permen, cake, cookies, dan banyak makanan manis lainnya yang sering dikonsumsi sebagai camilan dapat menyebabkan kerusakan gigi. Bahkan beberapa makanan manis juga mengandung lemak yang tinggi.

Anak-anak yang mengkonsumsi snack atau camilan manis memakan banyak jenis gula yang berbeda setiap harinya, termasuk gula pasir (sucrose ) dan pemanis buatan (fluktosa ). Makanan mengandung zat tepung juga dapat berubah menjadi gula saat dikunyah dalam mulut.

Apakah Anda tahu bahwa rata-rata orang Amerika memakan sekitar 73 kg gula setahun? Itu adalah jumlah timbunan gula dalam jumlah besar. Tidak heran jika remaja berumur sekitar 17 tahun di negara tersebut memiliki lebih dari tiga gigi yang rusak.

Bagaimana Gula Menyerang Gigi Anda?

Kuman tak kasat mata atau yang disebut bakteri, hidup di dalam mulut setiap saat. Beberapa dari bakteri ini berasal dari bahan lekat disebut plak yang ada di permukaan gigi. Ketika Anda menaruh gula di dalam mulut, bakteri yang ada dalam plak memakan zat manis dan merubahnya menjadi asam. Asam ini cukup kuat sehingga mampu menghilangkan lapisan enamel yang melindungi gigi. Itulah penyebab gigi berlubang. Jika Anda tidak memakan banyak gula, bakteri-bakteri tersebut tidak dapat memproduksi banyak asam yang bisa memakan lapisan enamel.

Bagaimana Cara Menikmati Camilan Enak Tetapi Gigi Tetap Sehat?

Sebelum Anda mulai mengunyah snack, tanyalah diri sendiri apa saja makanan yang Anda pilih. Apakah snack tersebut mengandung gula? Jika ya, pikirkan kembali. Pilihan lain akan lebih baik untuk gigi Anda. Dan tetaplah berpikir bahwa pemanis tertentu dapat menyebabkan kerusakan lebih banyak dibanding pemanis lainnya.

Makanan yang lengket dan kenyal dapat menempel lebih lama di permukaan gigi. Karena makanan yang lengket akan tinggal lebih lama dalam mulut dibandingkan dengan makanan lainnya yang bisa dikunyah dan ditelan dengan cepat, maka gula yang terkandung dalam makanan akan menempel lebih lama di gigi.

Anda juga harus berpikir tentang kapan dan seberapa sering Anda menikmati snack Apakah Anda sering kali mengigit snack bergula sepanjang hari, atau apakah Anda biasa menikmatinya sebagai dessert setelah makan malam? Asam perusak terbentuk dalam mulut setiap kali Anda memakan snack yang manis. Asam ini berlanjut untuk mempengaruhi gigi Anda dalam waktu sekitar 20 menit sebelum mereka kembali netral dan tidak dapat melakukan pengrusakan lagi. Jadi, semakin sering Anda memakan makanan yang manis-manis dalam sehari, maka semakin banyak pula Anda memberi makan bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi.

Jika Anda menikmati makanan yang manis-manis, cara terbaik adalah menikmatnya sebagai dessert setelah makanan berat, ini sebagai pengganti makan snack beberapa kali diantara waktu makan. Kapan saja Anda menikmati yang manis-manis – dalam makanan atau snack apa saja- ingatlah untuk menyikat gigi dengan baik menggunakan pasta gigi berflorida setelah makan.

Ketika Anda memutuskan menikmati camilan, perhatikan:
– Berapa kali selama sehari Anda menikmati snack manis
– Berapa lama makanan manis tersebut berada di dalam mulut
– Tekstur dari makanan manis tersebut (apakah lengket? kenyal?)

Jika Anda menikmati snack setelah pulang sekolah, sebelum tidur, atau waktu lainnya, pilihlah sesuatu yang tidak mengandung banyak gula atau lemak. Masih banyak snack yang enak dan mengenyangkan yang dapat mengurangi kerusakan pada gigi – dan tubuh Anda – dibandingkan dengan makanan yang mengandung gula dan rendah nilai nutrisi.

Pintar-pintarlah dalam memilih snack! Makanan rendah lemak seperti sayuran mentah, buah-buahan segar, atau biskuit dan roti dari biji-bijian adalah pilihan yang tepat. Menikmati makanan yang tepat dapat membantu melindungi Anda dari kerusakan gigi dan penyakit lainnya.

Jika lain kali Anda mencari snack, buatlah menu non gula pilihan Anda sendiri seperti: aneka berries, jeruk, anggur, melon, nenas, pir, brokoli, wortel, timun, tomat, jus buah-buahan dan sayuran tanpa gula, roti, susu dan produk susu, susu non fat, kacang-kacangan, ayam, tacos, dan masih banyak lainnya.

Nah, agar terhindar dari kerusakan gigi, ingatlah untuk selalu memilih makanan yang memiliki kadar gula rendah dan hindari menyantap makanan yang manis-manis setelah sarapan. Jangan lupa pula menggosok gigi setelah menyantap snack agar gigi tetap sehat tentunya!

Maret 1, 2011 - Posted by | Tips Hidup Sehat

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: