poojetz >> Puji Astuti

perkataan pertama adalah yang keluar dari hati

Teori Belajar Sosialis


Belajar sosial (juga dikenal sebagai belajar observasional atau belajar vicarious atau belajar dari model) adalah proses belajar yang muncul sebagai fungsi dari pengamatan, penguasaan dan, dalam kasus proses belajar imitasi, peniruan perilaku orang lain. . Teori belajar ini dikembangkan untuk menjelaskan bagaimana orang belajar dalam seting yang alami/lingkungan sebenarnya untuk melakukan perubahan-perubahan tingkah laku. . Teori belajar ini dikembangkan untuk menjelaskan bagaimana orang belajar dalam seting yang alami/lingkungan sebenarnya untuk melakukan perubahan-perubahan tingkah laku. Tokoh penting dalam teori belajar sosial secara teoritik adalah:

A. Albert Bandura (1925-sekarang)
Teori belajar Bandura adalah teori belajar social atau kognitif social serta efikasi diri yang menunjukkan pentingnya proses mengamati dan meniru perilaku, sikap dan emosi orang lain. Teori Bandura menjelaskan perilaku manusia dalam konteks interaksi tingkah laku timbal balik yang berkesinambungan antara kognitinif perilaku dan pengaruh lingkungan. Faktor-faktor yang berproses dalam observasi adalah perhatian, mengingat, produksi motorik, motivasi. Kelebihan teori Bandura dalah membantu memahami terjadinya perilaku agresi dan penyimpangan psikologi dan bagaimana memodifikasi perilaku. Teori Bandura menjadi dasar perilaku permodelan yang digunakan dalan pendidikan secara missal, contohnya penerapan teori belajar sosial dalam iklan televisi.

Teori belajar ini dikembangkan untuk menjelaskan bagaimana orang belajar dalam seting yang alami/lingkungan sebenarnya untuk melakukan perubahan-perubahan tingkah laku. Bandura (1977) menghipotesiskan bahwa baik tingkah laku (B), lingkungan (E) dan kejadian-kejadian internal pada pembelajaryang mempengaruhi persepsi dan aksi (P) adalah merupakan hubungan yang saling berpengaruh (interlocking), Harapan dan nilai mempengaruhi tingkah laku. Pengakuan sosial yang berbeda mempengaruhi konsepsi diri individu. Tingkah laku dihadirkan oleh “model”. Model diperhatikan oleh pelajar (ada penguatan oleh model). Dalam konsepnya, jelaslah bahwa Bandura mengikutsertakan unsur kognitif.

B. Kurt Lewin
Pada tahun 30-am Kurt Lewin, pakar psikologi social, mengembangkan teori-teori dinamika kelompok dan interaksi social. Hasil penelitiannya dalam psikologi sosial telah menunjukkan bahwa diskusi kelompok, khususnya ketika semua anggota kelompok harus memikul tanggung jawab mereka, lebih efektif dalam mengubah sikap dan perilaku individu daripada pengajaran yang paling persuasif pun.

C. Morton Deutsch
Pandangan Lewin disempurnakan oleh Morton Deutcsh, pakar psikologi social lainnya yang mengembangkan teori pemrosesan kelompok didasarkan pada tujuan dan ganjaran bersama. Berdasarkan penelitiannya, Deutsch menyatakan bahwa ketika sebuah kelompok diganjar berdasarkan perilaku anggota-anggotanya, anggota kelompok akan mendorong anggota lainnya dalam kelompok untuk mengajarkan apapun dalam rangka membantu kelompok agar dianugerahi ganjaran.

Inti dari teori pembelajaran sosial adalah pemodelan (modelling), dan permodelan ini merupakan salah satu langkah paling penting dalam pembelajaran terpadu. Ada dua jenis pembelajaran melalui pengamatan (observational learning). Pertama, pembelajaran melalui pengamatan dapat terjadi melalui kondisi yang dialami orang lain atau vicarious conditioning. Kedua, pembelajaran melalui pengamatan meniru perilaku suatu model meskipun model itu tidak mendapatkan penguatan atau pelemahan pada saat pengamat itu sedang memperhatikan model itu mendemonstrasikan sesuatu yang ingin dipelajari oleh pengamat tersebut dan mengharapkan mendapat pujian atau penguatan apabila menguasai secara tuntas apa yang dipelajari itu. Model tidak harus diperagakan oleh seseorang secara langsung, tetapi kita dapat juga menggunakan seseorang pemeran atau visualisasi tiruan sebagai model.

Februari 13, 2011 - Posted by | Pembelajaran |

1 Komentar »

  1. waww sangat bagus….kedengaranya

    it sound the kind

    Komentar oleh rahma | Mei 6, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: